Kamis, 03 Mei 2018
Home »
Berita Berlian
» Cegah spekulan, Waseso bakal stok beras Bulog di Polsek dan Koramil
Cegah spekulan, Waseso bakal stok beras Bulog di Polsek dan Koramil
Berita Berlian - Dirut Perusahaan Umum Bulog (Badan Urusan Logistik) Budi Waseso berencana menyetok beras di polsek-polsek serta koramil. Keterlibatan unsur TNI-Polri adalah jurus Waseso untuk menjaga harga beras agar tetap stabil.
"Nanti stok beras itu ada di Polsek dan koramil. Jadi jelas aman jadi Bulog akan ngedrop beras-beras itu di Polsek dan di koramil, dan sentra-sentra masyarakat itu berada. Jadi tidak ada yang bisa mempermainkan harga," kata Waseso di Monas, Jumat (4/5).
Sejauh ini, Waseso mengaku belum ada nota kesepahaman (memorandum of understanding) dengan kedua institusi tersebut terkait wacana ini. Baru sebatas pembicaraan secara lisan. Itupun baru dengan pihak Polri.
"Secara lisan sudah, terus nanti kita akan bicara dengan pihak TNI, terus akan ada MOU dengan kedua belah pihak itu, sehingga aman ya," ungkap dia.
"Rencananya secepat mungkin (Mou), kalau saya secepat mungkin. Bisa hari ini kenapa tidak. Nanti kita siapkan secara infrastrukturnya," sambung dia.
Waseso menilai cara ini paling dapat menghindari adanya permainan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Selain itu, mempermudah masyarakat dalam menikmati beras bulog.
"Aman karena tidak bisa dipermainkan, itu. Jadi stabilitas harga bisa terjamin karena mungkin berubah harga itu. Karena dari tangan bulog langsung ke polsek ke koramil untuk diedarkan pada masyarakat dengan standar harga yang sudah kita tentukan," ungkap dia.
Waseso menambahkan, bukan berarti dalam penyaluran tidak ada pengawasan. Nantinya, pihaknya akan menerapkan sistem barcode.
"Setiap penjualan terdeteksi oleh kita. Hari ini misalkan polsek mengeluarkan sekian ratus kilo, kita tahu karena itu tidak bias alam jumlah banyak. Orang per orang, karena setiap orang hanya bisa menerima kemasan 5 kg 10 kg," terang dia.
Intinya, sebagai perusahaan negara. Ia ingin negara hadir di tengah masyarakat.
"Kita cara berpikirnya begitu. Jadi nanti tidak ada kelangkaan, tidak ada kenaikan," tutup dia.







0 komentar:
Posting Komentar